Periskop.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan target sterilisasi 23.000 ekor hewan sepanjang 2026, naik 2.000 ekor dibanding realisasi tahun lalu. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut angka itu masih perlu terus ditingkatkan.

Ia menjelaskan, tahun lalu program sterilisasi hewan di Jakarta menyasar 21.000 ekor. Kenaikan sebanyak 2.000 ekor pada tahun ini dinilai belum sepadan dengan laju perkembangbiakan hewan, khususnya kucing.

"Di tahun 2025 kemarin, kita sudah mengadakan program sterilisasi 21.000 hewan. Di tahun ini, 23.000 hewan," kata Pramono saat meninjau Mobil Klinik Hewan Keliling di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika, Jakarta Timur, Jumat.

Meski begitu, Pramono membenarkan target tersebut belum memadai. Populasi kucing di Jakarta dinilainya berkembang jauh lebih cepat ketimbang kemampuan program sterilisasi yang ada saat ini.

"Memang belum cukup, karena beranak-pinaknya kucing ini cepat sekali. Walaupun sudah ada program sterilisasi 21.000 di tahun lalu, sekarang 23.000, beranaknya masih lebih cepat dari itu. Nanti, tahun depan, saya minta untuk ditingkatkan," ujar Pramono.

Pada kesempatan yang sama, Pramono mengajak warga untuk memanfaatkan layanan Mobil Klinik Hewan Keliling yang kini tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta.

Fasilitas berjalan ini menyediakan layanan kesehatan hewan yang cukup lengkap, mencakup konsultasi, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, pengobatan, pemeriksaan laboratorium, USG, sterilisasi, hingga bedah minor.

Untuk layanan rawat jalan, tarif pemeriksaan kesehatan hewan dipatok Rp35.000. Pemeriksaan dan pengobatan kucing dikenakan biaya Rp70.000, sementara untuk anjing, kambing, maupun sapi masing-masing Rp100.000. Tarif-tarif tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Untuk tindakan operasi kecil, biayanya Rp175.000. Layanan sterilisasi, yang sudah mencakup pemeriksaan, laboratorium, dan tindakan, dipatok Rp400.000 untuk kucing dan Rp700.000 untuk anjing. USG dikenakan tarif Rp200.000.

Di sisi layanan laboratorium diagnostik, pemeriksaan darah atau hematologi dikenakan Rp100.000 per contoh per jenis pemeriksaan, sedangkan pemeriksaan biokimia darah Rp75.000 per contoh per jenis pemeriksaan.

Pemprov DKI menyiapkan lima unit Mobil Klinik Hewan Keliling, masing-masing satu unit untuk setiap wilayah kota administrasi. Setiap unit dioperasikan oleh dokter hewan dan paramedik veteriner guna menjaga standar layanan tetap profesional.