periskop.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan kesiapan daerahnya memfasilitasi rencana investasi asing di bidang energi terbarukan, geothermal, pertanian, dan infrastruktur.
“Kami sangat mengapresiasi rencana investasi perusahaan ini,” ujar Ahmad Luthfi saat menerima audiensi dari The Marq International SDN BHD asal Kuala Lumpur, Malaysia di kantornya, Senin (8/6).
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dukungan penuh bagi seluruh investor, baik domestik maupun mancanegara. Dukungan nyata ini berupa kemudahan perizinan, jaminan kondusivitas wilayah, ketersediaan kawasan industri, serta tenaga kerja siap pakai.
Dalam pertemuan yang dihadiri tim teknis Jakarta Konsultan Grup tersebut, Luthfi memaparkan berbagai proyek strategis daerah. Sejumlah direktur BUMD turut mendampingi Gubernur untuk mempresentasikan peluang kerja sama secara langsung.
Sektor energi terbarukan menjadi salah satu poin utama tawaran Pemprov Jateng kepada investor Malaysia tersebut. BUMD PT JPEN kini tengah fokus menggarap pemanfaatan CNG sebagai alternatif pengganti LPG.
Peluang investasi lain datang dari sektor agribisnis dan pengelolaan destinasi wisata potensial daerah. PT JTAB menawarkan proyek pengembangan agribisnis sekaligus agrowisata terpadu di wilayah Jawa Tengah.
Pengembangan kawasan komersial juga ikut disodorkan kepada pihak The Marq International. PT PRPP menawarkan proyek revitalisasi dan pengembangan kawasan PRPP secara lebih komprehensif.
Sektor infrastruktur logistik tidak luput dari pemaparan Gubernur untuk menarik minat investor asing. Luthfi menawarkan potensi pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang guna memperkuat jalur distribusi.
Fasilitas penunjang logistik lain yang ditawarkan adalah pembangunan Dry Port di Batang dan Kendal. Infrastruktur ini dirancang khusus menyokong logistik di kawasan industri serta kawasan ekonomi khusus.
Pengembangan sektor pariwisata juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku usaha global. “Untuk sektor pariwisata, kami punya seribu desa wisata dan aglomerasi wisata. Selain itu juga sedang kami upayakan pengembangan wisata ramah muslim,” katanya.
Merespons tawaran tersebut, CEO The Marq International SDN BHD Steven Wei mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran Pemprov Jateng. Wei menilai wilayah Jawa Tengah sangat terbuka bagi masuknya investasi internasional.
Pihak investor asing merasa optimis dengan komitmen kuat yang ditunjukkan oleh kepala daerah. “Saya gembira karena Pak Gubernur sangat mendukung untuk membuat kerja sama. Tidak hanya dengan Malaysia tetapi juga China, Korea, dan negara lain yang terhubung dengan kami. Ini waktu yang tepat untuk investasi ke Jawa Tengah,” ujarnya.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar