periskop.id - Presiden Prabowo Subianto menjanjikan dukungan anggaran dan personel tanpa batas bagi jajaran lembaga penegak hukum. Langkah ini diambil demi membersihkan tuntas skandal korupsi di internal Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia menilai penguatan institusi sekelas BPKP, KPK, dan Kejaksaan Agung sangat krusial saat ini. Menurutnya, fasilitas penuh tersebut sengaja disiapkan agar aparat bisa bergerak cepat tanpa hambatan operasional.
"Kepala BPKP, apa yang kau butuh, kalau kau perlu tambahan personil, berapa saja kau butuh, saya penuhi," tegas Prabowo dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Sikap royal bak "cek kosong" tersebut ia berikan sebagai bentuk kemarahan atas pengkhianatan di lingkaran internalnya. Prabowo menjelaskan, wibawa pemerintah tidak boleh direndahkan oleh ulah oknum pejabat yang korup.
Oleh sebab itu, Kejaksaan Agung disebutnya harus diperkuat secara maksimal pasca penetapan status hukum terbaru di BGN. Ia meminta para pimpinan lembaga hukum langsung melapor jika membutuhkan sokongan dana operasional tambahan.
Prabowo menekankan, pemberantasan rasuah di tubuh badan gizi nasional tidak akan mengenal pengecualian bagi siapa pun. Seluruh anggaran negara yang bersumber dari uang rakyat dipastikannya wajib dijaga ketat.
Pemberian kewenangan absolut ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap program strategis pemerintah. Menurutnya, pembersihan total menjadi satu-satunya jalan agar misi kemanusiaan ini berjalan sesuai rencana.
Langkah Kejaksaan Agung menetapkan Kepala BGN Dadan Hindayana sebagai tersangka disebut menjadi pemicu utama ketegasan ini. Prabowo memandang skandal korupsi tersebut telah mencederai program penyediaan makan bergizi gratis untuk puluhan juta anak.
Proyek nasional bernilai besar tersebut dipaparkannya sengaja dirancang demi mengentaskan masalah stunting yang membayangi 25% hingga 30% generasi muda. Ia mengkhawatirkan manipulasi anggaran dapur desa akan merusak target penyerapan tiga juta tenaga kerja baru.
"Saya tidak mau NKRI dilecehkan, saya tidak mau uang rakyat dicuri," tutup Prabowo.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar