Periskop.id - Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah, akhirnya buka suara di tengah pusaran rumor yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan.
Saat diserbu pertanyaan oleh awak media, Febrie memilih bungkam. Ia tidak memberikan bantahan secara eksplisit, tetapi menegaskan dirinya masih memegang kendali atas penugasan strategis dari Jaksa Agung.
“Jadi hingga saat ini saya masih, pagi tadi menerima perintah-perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang memang waktunya singkat, terbatas di masa penahanan,” kata Febrie di Gedung Bundar Kejagung, Jumat (10/7).
Lebih lanjut, Febrie mengungkapkan bahwa instruksi dari pucuk pimpinan Korps Adhyaksa langsung ia eksekusi bersama jajarannya pada hari yang sama. Ia memastikan direktoratnya tetap berkonsentrasi penuh pada penegakan hukum, alih-alih merisaukan spekulasi politik yang berkembang.
“Sehingga perintah itu tadi sudah kita jabarkan untuk memprioritaskan perkara-perkara yang menjadi perhatian masyarakat, agar segera bisa kita berkas dan kita sidangkan,” ungkap Febrie.
Sebelumnya, desas-desus mundurnya Febrie telah memantik atensi dari Senayan. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengakui pihaknya telah mendengar rumor tersebut dan tengah menelusurinya secara saksama. Namun, informasi itu belum bisa disampaikan ke publik.
“Mengamati dengan cermat perkembangan terakhir. Kami juga mencoba menjalin komunikasi, hanya saja memang ada beberapa hal yang belum bisa kami sampaikan, karena perlu konfirmasi lagi,” kata Habiburokhman di Gedung DPR, Kamis (9/7).
Politikus Partai Gerindra tersebut juga memberikan catatan tegas mengenai dinamika penegakan hukum yang belakangan menyeret nama-nama besar institusi penegak hukum. Ia menekankan asas kesamaan di mata hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Dalam konteks penegakan hukum kita tidak melihat siapa orangnya. Siapapun dan apapun jabatannya, jika memang ada bukti-bukti yang kuat, maka harus dimintai pertanggungjawaban,” ungkap dia.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar