periskop.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai negosiasi kesepakatan damai dengan Iran saat ini berjalan secara teratur dan konstruktif.
Kendati perundingan menunjukkan sinyal positif, Trump memastikan sanksi blokade terhadap Teheran akan tetap berlaku penuh hingga draf perdamaian resmi disahkan. Ia menolak adanya pencabutan sanksi di awal proses negosiasi.
"Blokade akan tetap berlaku penuh dan efektif sampai kesepakatan tercapai, disertifikasi, dan ditandatangani," tulis Trump melalui akun Truth Social pribadinya, Minggu (24/5) malam.
Trump secara spesifik telah menginstruksikan para perwakilannya di meja perundingan untuk tidak terburu-buru menyepakati draf perjanjian. Ia merasa Amerika Serikat memiliki posisi tawar yang jauh lebih dominan.
"Saya telah menginformasikan perwakilan saya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan karena waktu berpihak pada kita," tegas Trump.
Trump menuntut kedua belah pihak untuk meluangkan waktu demi memastikan tidak ada celah kesalahan dalam perjanjian baru ini. Meskipun bersikap keras terkait blokade, Trump memuji kemajuan interaksi diplomatik antara Washington dan Teheran.
"Hubungan kita dengan Iran menjadi jauh lebih profesional dan produktif," sebut Trump.
Kemajuan diplomasi tersebut tetap diiringi dengan syarat mutlak dari Washington terkait pembatasan persenjataan. Trump menarik garis merah bahwa Iran sama sekali tidak diizinkan untuk mengembangkan atau memiliki senjata maupun bom nuklir.
Syarat ini dilontarkan Trump sekaligus untuk mengkritik keras kesepakatan nuklir era Presiden Barack Obama. Trump menuding perjanjian masa lalu tersebut merupakan kesalahan fatal dari kalangan amatir yang justru memuluskan jalan Iran memproduksi senjata pemusnah massal.
Pada bagian akhir pernyataannya, Trump mengapresiasi negara-negara di kawasan Timur Tengah atas dukungan diplomasi mereka. Ia bahkan melontarkan wacana mengejutkan mengenai potensi Republik Islam Iran untuk bergabung ke dalam Perjanjian Abraham (Abraham Accords) di masa mendatang.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar