Periskop.id - Indonesia tercatat sebagai delegasi resmi pertama yang memberikan penghormatan di makam Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, di kompleks Makam Imam Reza, Mashhad. Kehadiran itu sekaligus dimanfaatkan Menteri Luar Negeri RI Sugiono untuk menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi, Jumat (10/7).
Dalam pertemuan tersebut, Sugiono dan Araghchi menegaskan komitmen bersama untuk mempererat hubungan kedua negara lewat peningkatan kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang prioritas.
"Dalam pertemuan bilateral, kedua Menteri Luar Negeri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat hubungan Indonesia-Iran melalui peningkatan kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang prioritas," demikian tertuang dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri usai pertemuan bilateral di Mashhad, Jumat (10/7).
Sugiono juga mendorong optimalisasi mekanisme bilateral yang selama ini sudah berjalan, guna mendorong implementasi berbagai kerja sama yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
"Kedua menteri turut bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global, serta menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai konflik melalui dialog, diplomasi, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan hukum internasional," lanjut keterangan Kemlu.
Delegasi Indonesia yang hadir bukan hanya kalangan pemerintahan. Turut serta dalam rombongan adalah Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, serta Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A Mughni.
"Membawa misi perdamaian dan solidaritas antarnegara, keterlibatan tokoh-tokoh ini mencerminkan penghormatan mendalam dari seluruh elemen bangsa Indonesia untuk masyarakat Iran," ujar Sugiono.
Selain pertemuan dengan Araghchi, rombongan RI juga menemui Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan itu disebut sebagai wujud komitmen memperkuat jalur diplomasi parlemen antara kedua negara.
"Delegasi juga melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat diplomasi parlemen, meningkatkan pertukaran antarparlemen, serta mempererat hubungan antar masyarakat sebagai fondasi penting bagi kemitraan Indonesia-Iran," tulis Kemlu.
Kehadiran delegasi Indonesia di Mashhad berawal dari undangan resmi pemerintah Iran kepada Jakarta untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Khamenei. Kunjungan ini dinilai mencerminkan eratnya hubungan persahabatan kedua negara yang telah terjalin puluhan tahun, sekaligus sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dalam mendorong perdamaian serta kerja sama internasional.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar