banner-sheroes-yoga
Kesehatan

BPJS Ungkap 13 Provinsi Belum Miliki Fasilitas Kesehatan Rujukan Memadai

BPJS Kesehatan mencatat 13 provinsi belum memiliki fasilitas rujukan standar. Kondisi ini menjadi tantangan pemerataan layanan JKN, meski sudah ada 3.194 FKRTL dan 23.770 FKTP di s...

Cek Kesehatan Gratis di Sekolah
Petugas Puskesmas Cikande memeriksa kesehatan gigi siswa kelas dua di SD Negeri Bojong Ranji, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (180725). Antara Foto/Muhammad Bagus Khoirunas
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - BPJS Kesehatan mencatat masih terdapat 13 provinsi di Indonesia yang belum memiliki fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut yang memenuhi standar layanan. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pemerataan akses pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Analis Kebijakan Penjaminan Manfaat Rujukan Pratama BPJS Kesehatan, drg. Tiffany Monica, mengatakan wilayah tersebut membutuhkan perhatian khusus, baik dari sisi fasilitas kesehatan maupun sarana prasarana penunjang layanan medis.

“BPJS Kesehatan sudah mendata, di 13 daerah ini belum ada satu pun rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang memenuhi standar layanan,” kata Tiffany dalam diskusi kesehatan memperingati Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day) 2026 di Jakarta, Rabu (11/3).

Ia menjelaskan keterbatasan tersebut tidak hanya berdampak pada layanan tertentu seperti pengobatan ginjal, tetapi juga berbagai layanan kesehatan lainnya.

“Bukan hanya terkait ginjal, tetapi secara keseluruhan di 13 daerah ini memang masih membutuhkan perhatian khusus, termasuk sarana prasarana seperti layanan hemodialisis dan lainnya,” ujarnya.

Secara nasional, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 3.194 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) hingga akhir 2025. Mayoritas rumah sakit yang bekerja sama merupakan rumah sakit tipe C, sementara jumlah rumah sakit tipe A masih relatif terbatas.

“Untuk FKRTL sendiri di tahun 2025 ditutup dengan 3.194 fasilitas yang bekerja sama. Kebanyakan memang tipe C, sedangkan tipe A hanya sekitar 80 rumah sakit,” jelas Tiffany.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga mencatat terdapat 23.770 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang menjadi garda depan pelayanan kesehatan peserta JKN, dengan puskesmas sebagai fasilitas terbanyak.

BPJS Kesehatan menilai peningkatan jumlah fasilitas kesehatan dan pemerataan layanan menjadi langkah penting untuk memastikan peserta JKN di seluruh wilayah Indonesia dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang setara.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai BPJS Kesehatan, dan faskes dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.