banner-sheroes-yoga
Kurs

Rupiah Tembus Rp18.000, Purbaya: Tanya ke Bank Sentral

Rupiah kembali menembus Rp18.000 per dolar AS pada Rabu pagi. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan urusan stabilisasi kurs ke Bank Indonesia.

rupiah
Petugas penukaran mata uang asing menghitung uang pecahan 100 dolar Amerika dan uang pecahan 100 ribu rupiah di Dolarasia Tebet, Jakarta, Senin, (27/4/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Rupiah kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan Rabu (8/7). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan persoalan pergerakan nilai tukar sepenuhnya menjadi ranah Bank Indonesia.

Purbaya menyebut bank sentral sudah memahami kondisi rupiah beserta langkah yang perlu diambil untuk menstabilkannya.

"Tanyakan ke bank sentral kitalah. Saya pikir bank sentral ngerti," ujarnya saat ditemui wartawan di kawasan olahraga Senayan, Jakarta, Rabu (8/7).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah menyentuh Rp18.000/US$ pada pukul 10.11 WIB dengan pelemahan 0,17%. Namun, kurs rupiah akhirnya ditutup di zona merah pada Rp17.990/US$, terkoreksi 0,11%.

Pergerakan rupiah sepanjang hari turut dipengaruhi dinamika indeks dolar AS (DXY) di pasar global. Meski DXY terpantau melemah pada sore hari, indeks tersebut sempat bertahan di zona penguatan sejak penutupan perdagangan Selasa hingga pembukaan Rabu pagi.

Tekanan terhadap rupiah bersumber dari eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah. AS melancarkan serangan balasan ke Iran pada Rabu dini hari waktu setempat.

Serangan tersebut dilakukan menyusul laporan adanya insiden terhadap sejumlah tanker yang melintas di Selat Hormuz.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dan Rupiah dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.