periskop.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Melansir keterangan di akun media sosial resmi BMKG, pusat gempa berada di laut pada jarak 93 kilometer arah tenggara Jember. Titik koordinat persisnya berada pada 9,01 Lintang Selatan dan 113,84 Bujur Timur.

Advertisement

"Kedalaman 10 Km, tidak berpotensi tsunami," tulis akun X resmi @infoBMKG pada Selasa (26/5).

Gempa tektonik dangkal tersebut tercatat terjadi pada pukul 15.39 WIB. Guncangan gempa bumi ini turut dirasakan warga hingga ke wilayah Pulau Bali.

Laporan pemutakhiran BMKG merinci guncangan gempa dirasakan paling kuat di Jember dengan skala intensitas IV MMI. Wilayah Banyuwangi turut merasakan getaran susulan dengan skala III-IV MMI.

Wilayah Bondowoso dan Malang mencatat getaran gempa pada skala intensitas III MMI. Guncangan dengan skala serupa juga dirasakan di daerah Kuta dan Kuta Selatan, Bali.

Catatan BMKG turut memasukkan wilayah Denpasar yang merasakan gempa pada skala intensitas II-III MMI. Wilayah Blitar dan Trenggalek mencatat guncangan paling ringan pada skala II MMI.

Sistem peringatan dini BMKG sempat mencatat kekuatan gempa bumi pada magnitudo 5,2 di awal kejadian. Titik lokasi awal juga sempat berada pada jarak 91 kilometer tenggara Jember.

"Informasi ini mengutamakan kecepatan," tulis akun @infoBMKG memberikan peringatan awal terkait data sementara tersebut.

Laporan BMKG menegaskan hasil pengolahan data awal tersebut belum stabil. Data parameter gempa bumi masih bisa berubah seiring kelengkapan data lanjutan.

Pemutakhiran data akhir BMKG kemudian mengunci kekuatan gempa pada magnitudo 5,1. BMKG memastikan rentetan guncangan di selatan Jawa Timur ini aman dari ancaman gelombang tsunami.