Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia.
Optimisme itu disampaikan saat meresmikan pembangunan lima bendungan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7).
Prabowo mengatakan peningkatan produksi pangan nasional dan pembangunan infrastruktur pendukung menjadi fondasi menuju target tersebut.
Menurutnya, bendungan memiliki peran penting dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
"Setiap rupiah uang rakyat harus dimanfaatkan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia. Saya kira demikian yang ingin saya sampaikan. Saya yakin kita akan menjadi lumbung pangan dunia," ucap Presiden Prabowo saat peresmian pembangunan lima bendungan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7).
Menurut Prabowo, seluruh bendungan yang telah dibangun harus dikelola secara profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani.
Ia menilai distribusi air yang tepat menjadi faktor utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Prabowo juga mengingatkan petani memegang peran strategis sebagai penghasil pangan nasional.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak memastikan kebutuhan air irigasi dapat tersalurkan hingga ke lahan pertanian.
"Jaga bendungan-bendungan ini dengan baik, kelola dengan profesional, rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai ke petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara," tegas Presiden.
Selain itu, Prabowo menyampaikan Indonesia mulai memperlihatkan perkembangan positif di sektor pangan.
Menurutnya, kondisi yang sebelumnya bergantung pada impor kini mulai bergeser menuju negara pengekspor pangan.
Ia menjelaskan sejumlah negara telah meminta Indonesia membantu memenuhi kebutuhan pertanian mereka.
Menurut Prabowo, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan dunia terhadap sektor pangan Indonesia.
"Dari kita impor, impor, impor, sekarang kita sudah mulai ekspor. Ekspor pangan ke negara-negara lain, kita sekarang diminta bantuan. Negara-negara bahkan Australia minta bantuan. Mohon kita bisa jual urea ke mereka. Brazil, Filipina, India. Jadi Indonesia sekarang tanpa banyak gembar-gembor, kita menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sedang bangkit dan akan bangkit terus," tuturnya.
Di sisi lain, Prabowo menegaskan pemerintah tetap melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, program tersebut merupakan investasi untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas melalui pemenuhan gizi sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, Prabowo meminta gubernur, bupati, camat, kepala desa, aparat pemerintah, hingga aparat keamanan ikut mengawasi seluruh dapur MBG.
Ia menegaskan setiap anggaran negara harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
Sebagai bagian dari arah pembangunan nasional, Prabowo menyebut peresmian lima bendungan menjadi simbol pembangunan infrastruktur yang lebih luas.
Menurutnya, pemerintah akan terus membangun berbagai proyek strategis guna memperkuat ketahanan pangan, energi, dan kesejahteraan masyarakat.
"Kita perlu bendungan-bendungan lebih besar. Kita akan bangun nanti tenaga surya 100 gigawatt. Kita akan melaksanakan pembangunan besar-besaran. Orang-orang nanti akan lihat Indonesia yang bangkit itu bagaimana. Kita akan buktikan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang hebat," tandas Prabowo.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar