Periskop.id - Nissan resmi memperkenalkan SUV terbarunya, Tekton, di pasar India. Kendaraan ini dijajakan mulai INR 1.049.000 atau sekitar Rp199 juta, dengan dua pilihan mesin bensin turbo dan 12 varian yang bisa dipilih konsumen.
Berdasarkan laporan Rushlane, nama Tekton terinspirasi dari dua sumber sekaligus. Pertama, dari lempeng tektonik pegunungan Himalaya yang melambangkan kekuatan dan ketangguhan. Kedua, dari kata dalam bahasa Yunani kuno yang berarti pembangun atau pengrajin.
Filosofi itu, menurut Nissan, menggambarkan perpaduan antara kekuatan alam dan presisi rancangan SUV modern.
Dari sisi tampilan, Tekton dirancang dengan mengacu pada Nissan Patrol sebagai referensi desain. Bagian depannya didominasi gril hitam besar berpalang horisontal, dilengkapi aksen merah tipis yang menyatu dengan logo Nissan. Lampu utama LED berbentuk persegi dipadukan dengan daytime running light (DRL) vertikal di kedua sisi bemper.
Tulisan Tekton dicetak di atas kap mesin untuk mempertegas identitas model ini. Skid plate berwarna perak dan lampu kabut terintegrasi melengkapi kesan tangguh di bagian depannya.
Dilihat dari samping, Tekton tampil dengan siluet mengotak khas SUV petualang. Overfender tebal, roof rail perak, pilar hitam, dan velg alloy dual-tone berukuran besar semakin menegaskan karakter tersebut. Ground clearance yang tinggi turut menonjolkan kemampuannya menjelajahi berbagai medan.
Di bagian belakang, Tekton dibekali lampu full LED yang membentang melintasi pintu bagasi. Tulisan Tekton berukuran besar ditempatkan tepat di bawah lampu, sementara bemper belakang juga menggunakan skid plate berwarna perak.
Kabin Tekton dikemas dengan beragam fitur yang lazim ditemui pada SUV premium. Di antaranya terdapat layar digital ganda, panoramic sunroof, jok depan berventilasi, wireless charger, teknologi connected car, serta kamera 360 derajat. Fitur keselamatan mencakup enam airbag, Electronic Stability Control (ESC), dan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2 pada varian paling atas.
Untuk pilihan penggerak, Tekton tersedia dalam dua varian mesin. Varian T160 mengandalkan mesin 1,0 liter turbo yang menghasilkan tenaga 100 dk dan torsi 166 Nm, dipasangkan dengan transmisi manual enam percepatan. Klaim konsumsi bahan bakarnya mencapai 19,4 km per liter.
Varian T280 menggunakan mesin 1,3 liter turbo bertenaga 163 dk dengan torsi 280 Nm. Konsumen bisa memilih antara transmisi manual enam percepatan atau otomatis dual-clutch (DCT) enam percepatan. Konsumsi bahan bakar varian ini diklaim 17,8 km per liter untuk yang manual, dan 18,6 km per liter untuk yang DCT.
Di pasar India, Tekton tersedia dalam 12 varian dengan rentang harga yang cukup lebar. Varian termurah adalah Visia T160 MT seharga INR 1.049.000 (sekitar Rp199 juta), sedangkan varian termahal yakni Tekna+ T280 DCT dibanderol INR 1.859.000 atau setara Rp352,8 juta.
Di antara kedua ujung harga itu, tersedia pilihan seperti Acenta T160 MT (Rp223,7 juta), N-Connecta T160 MT (Rp259,8 juta), Tekna T160 MT (Rp292 juta), Acenta T280 DCT (Rp284,5 juta), N-Connecta T280 MT (Rp284,5 juta), Tekna T280 MT (Rp311 juta), N-Connecta T280 DCT (Rp312,9 juta), Tekna+ T160 MT (Rp312,9 juta), hingga Tekna T280 DCT (Rp337,6 juta).
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar