periskop.id - Saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) masuk dalam pantauan Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran mengalami Unusual Market Activity (UMA). Hal itu menyusul lonjakan harga saham yang dinilai tidak wajar dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari, menyampaikan bahwa penetapan UMA dilakukan sebagai bagian dari langkah perlindungan terhadap investor di tengah meningkatnya volatilitas pergerakan saham TRUK di pasar.

"Dalam rangka perlindungan investor, kami menginformasikan adanya peningkatan harga saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) yang berada di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity,” ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (14/4).

Pande menegaskan status UMA bukan merupakan indikasi adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Peringatan ini lebih bersifat sebagai sinyal kewaspadaan atas aktivitas perdagangan yang tidak lazim.

Adapun, informasi terakhir terkait emiten TRUK tercatat pada 8 April 2026 melalui publikasi laporan bulanan registrasi pemegang efek di laman resmi bursa. Hingga saat ini, BEI menyatakan masih terus mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut secara intensif.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham TRUK tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," lanjut Pande.

Seiring dengan pengawasan tersebut, BEI mengimbau investor untuk bersikap lebih hati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Investor diminta mencermati setiap keterbukaan informasi dari emiten, termasuk respons perusahaan atas permintaan konfirmasi dari bursa.

Selain itu, pelaku pasar juga diminta meninjau kembali kinerja dan prospek perusahaan secara menyeluruh, termasuk rencana corporate action yang belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Selanjutnya, bursa juga mengingatkan agar investor mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko yang dapat terjadi ke depan, terutama di tengah pergerakan harga saham TRUK yang tengah berada dalam pengawasan ketat.