periskop.id - Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) amblas hampir 12% sepanjang sesi pertama perdagangan Senin (8/6/2026). Harga saham perusahaan telekomunikasi pelat merah itu melorot dari kisaran Rp2.620 sejak awal sesi dibuka.
Berdasarkan data RTI Business, TLKM tergerus 11,96% ke posisi Rp2.430 per saham. Dalam perjalanan sesi I, harga sempat menyentuh titik paling rendah di Rp2.410 per saham.
Aktivitas perdagangan saham Telkom terbilang ramai meski tertekan. Volume transaksi tercatat 145,50 juta lembar dengan nilai Rp367,87 miliar, dan frekuensi perdagangan mencapai 23.265 kali.
Investor asing pun kompak melepas kepemilikan mereka. Net foreign sell atau aksi jual bersih asing pada saham TLKM tercatat mencapai Rp315,22 miliar.
Tekanan pada saham Telkom sebenarnya sudah berlangsung sejak awal tahun. Sepanjang 2026, TLKM telah terkoreksi sebesar 30,17%, menjadikan saham ini sebagai salah satu yang paling terpukul di kelompok emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pelemahan hari ini terjadi bersamaan dengan agenda korporasi penting perseroan. Telkom dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada siang hari yang sama, Senin (8/6).
RUPS tersebut memuat sejumlah mata acara utama, mulai dari persetujuan laporan tahunan, keputusan terkait penggunaan laba bersih, hingga perubahan susunan pengurus perseroan.
Pelemahan TLKM tidak terjadi dalam ruang hampa. Pasar saham secara keseluruhan turut dilanda tekanan pada hari yang sama.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 2,87% ke level 5.434,30 pada penutupan sesi I. Indeks bergerak di zona merah sejak awal perdagangan dibuka.
IHSG sempat menyentuh posisi terendahnya di level 5.436,33 selama sesi pertama berlangsung, sebelum sedikit memangkas kerugian menjelang jeda siang.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar