Periskop.id – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengungkapkan, pihaknya tengah mengembangkan teknologi untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar, khususnya bagi kebutuhan energi para nelayan. Teknologi ini diharapkan dapat menurunkan ketergantungan terhadap solar dan mendorong kemandirian energi di sektor perikanan.

Dalam keterangannya di Makassar, Senin (8/6), Arif menjelaskan teknologi bernama Liquid Fuel from Plastic Waste with Advanced Pyrolysis System for Industrial Scale ini mampu mengolah limbah plastik yang sebelumnya tidak bernilai menjadi sumber energi yang bermanfaat. “Sampah plastik yang sebagian besar tidak punya nilai ini disulap menjadi bahan bakar untuk nelayan,” ujarnya pada acara Konferensi Internasional Sustainable Development Goals (SDGs) dalam rangka Milad ke-72 Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Advertisement

Arif menegaskan, jika konversi sampah plastik menjadi energi ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, ketergantungan terhadap solar untuk kapal nelayan bisa berkurang signifikan. “Saya optimistis teknologi ini dapat menjadi bagian dari kemandirian energi nasional, khususnya bagi sektor kelautan dan perikanan,” ucapnya.

Lebih jauh, Arif menambahkan masih banyak peluang pengembangan energi berbasis teknologi sederhana maupun teknologi tinggi. Ia mencontohkan implementasi teknologi pengolahan sampah di Mataram, Lombok, yang telah berhasil diterapkan BRIN. 

“BRIN memiliki teknologi tinggi terkait pengolahan sampah yang sudah diaplikasikan, dan ini menjadi modal penting bagi inovasi energi terbarukan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arif menekankan pentingnya penelitian yang berbasis data dan bukti nyata untuk mendukung pencapaian SDGs 2030. Ia berharap konferensi internasional ini bisa menghadirkan perspektif baru untuk menghadapi isu global terkait keberlanjutan lingkungan dan energi.

“Sudah menjadi komitmen global untuk melakukan langkah-langkah yang akuntabel, berbasis data dan bukti, sehingga setiap inovasi yang kami lakukan memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” tandasnya.