Periskop.id – Pemerintah Kota Depok akan menggelar nonton bareng final Piala Dunia 2026 secara terbuka bagi masyarakat di Alun-Alun Timur Grand Depok City, Senin (20/7) dini hari. Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, kegiatan tersebut disiapkan untuk menjawab keinginan masyarakat yang berharap pemerintah daerah memfasilitasi nobar pertandingan sepak bola terbesar di dunia.
"Kami mengakomodir keinginan banyak pihak yang ingin ada nobar yang diinisiasi oleh pemerintah. Karena itu, kami adakan pada momen final,” kata Supian di Depok, Jawa Barat, Senin (13/7/2026).
Masyarakat dapat menghadiri kegiatan tersebut tanpa pembatasan kelompok atau komunitas tertentu. Pemkot Depok ingin menjadikan nobar sebagai ruang publik yang mempertemukan warga dalam suasana santai dan meriah. “Konsepnya bebas, artinya semua boleh datang. Kita ingin ini menjadi ruang kebersamaan warga,” jelasnya.
Final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu, 19 Juli 2026. Karena perbedaan zona waktu, pertandingan tersebut dapat disaksikan masyarakat Indonesia pada Senin dini hari, 20 Juli 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Teknis Nobar Masih Dimatangkan
Supian menjelaskan konsep teknis kegiatan masih dibahas bersama perangkat daerah terkait. Pemerintah kota belum menjelaskan secara terperinci mengenai kapasitas lokasi, jumlah layar, pengaturan parkir, maupun skema keamanan selama acara berlangsung.
Pemkot Depok juga membuka peluang keterlibatan berbagai pihak untuk memeriahkan kegiatan, antara lain dengan menyediakan makanan ringan dan hadiah bagi masyarakat yang hadir.
“Jadi sambil nonton, masyarakat juga bisa menikmati suasana dengan cemilan,” tuturnya.
Pemerintah daerah turut mempertimbangkan pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Namun, keputusan tersebut masih harus disesuaikan dengan waktu pertandingan yang berlangsung hingga dini hari.
“Nanti kita lihat kemungkinan UMKM bisa ikut serta atau tidak, karena waktunya cukup malam, sementara pertandingan final berlangsung sekitar pukul 02.00,” jelasnya.
Keterlibatan UMKM dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi di tengah besarnya potensi jumlah penonton. Meski demikian, pemerintah perlu mempertimbangkan kesiapan pedagang, keamanan makanan, pengelolaan sampah, hingga akses keluar-masuk lokasi.
Alun-Alun Timur GDC Dinilai Representatif
Rencana nobar Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Timur GDC sebenarnya telah disiapkan Pemkot Depok sejak Juni 2026. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai cukup representatif dan dapat diakses oleh berbagai kelompok masyarakat.
“Alun-alun Timur GDC dipilih karena lokasi ini dinilai representatif dan merupakan ruang publik yang ramah bagi semua kalangan. Tinggal pilihannya apakah kita memfasilitasi mulai babak semifinal atau langsung partai final saja, ini yang sedang kami diskusikan,” kata Supian, Jumat (19/6/2026).
Pada saat itu, Pemkot Depok masih mempertimbangkan untuk menggelar nobar sejak semifinal atau hanya pada pertandingan final. Pemerintah akhirnya memilih laga puncak agar euforia masyarakat dapat dikumpulkan dalam satu kegiatan.
Supian mengatakan, rencana tersebut juga sejalan dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri kepada pemerintah daerah untuk memfasilitasi nobar Piala Dunia 2026. Instruksi itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ. Surat edaran tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah daerah mempersiapkan kegiatan nobar bagi masyarakat.
“Sebelum ada SE, kami sudah berniat mengadakan nobar bersama Forkopimda. Saat ini tim sedang berdiskusi lebih lanjut untuk mematangkan teknisnya. InsyaAllah di Alun-alun Timur GDC, karena saat ini Depok Open Space (DOS) sedang direnovasi,” ujarnya.
Piala Dunia Pertama dengan 48 Peserta
Sekadar mengingatkan, Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara, meningkat dari 32 peserta pada turnamen sebelumnya. Kompetisi tersebut diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko di 16 kota tuan rumah.
Turnamen berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan memainkan total 104 pertandingan. Final akan mempertemukan pemenang dua laga semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada 14 dan 15 Juli 2026 waktu setempat.
Pemkot Depok berharap nobar final tidak hanya menjadi hiburan bagi pencinta sepak bola, tetapi juga menciptakan ruang interaksi yang aman dan menyenangkan bagi masyarakat.
Informasi lebih terperinci mengenai waktu pembukaan lokasi, rekayasa lalu lintas, parkir, fasilitas, dan ketentuan bagi pengunjung masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah kota.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar