Periskop.id - Google Cloud menawarkan sejumlah solusi bagi perusahaan yang ingin mengendalikan biaya token AI. Langkah ini diambil karena biaya token yang tinggi kerap jadi kendala utama saat perusahaan mengadopsi teknologi tersebut secara luas.
Country Director Google Cloud Indonesia Karim Siregar menjelaskan, perusahaan perlu memahami dua hal sebelum menerapkan AI ke seluruh lini bisnis. Menurutnya, besaran biaya token dan nilai tambah yang dihasilkan bagi bisnis harus dihitung lebih dulu.
"Jadi kita harus tahu berapa cost-nya, kemudian apakah konsumsi token tersebut nilai tambahnya bagi bisnis itu apa," kata Karim Siregar dalam media briefing di Jakarta, Rabu (15/7).
Google Cloud, kata Karim, telah menyiapkan solusi komplit untuk membantu perusahaan memperkirakan kebutuhan biaya token sebelum menerapkan kemampuan AI tertentu. Dengan begitu, penyusunan anggaran bisa dilakukan lebih matang sejak tahap awal.
Salah satu solusinya ada di Gemini Enterprise, yan
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar