Periskop.id - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, memastikan aksi unjuk rasa buruh yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis (9/7) dibatalkan. 

‎Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah dinilai menunjukkan itikad baik untuk menindaklanjuti aspirasi buruh terkait usulan penghapusan pajak atas manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).

‎"Oh iya, aksi besok ini dibatalkan. Karena sudah ada titik temu, sudah ada good faith itikat baik dari pemerintah, saya juga pemerintah, tapi disini ada komunikasi yang baik antar pemerintah, walaupun saya setingkat Menteri, tapi kan saya tidak punya kewenangan untuk menggerakkan kementerian dan kelembagaan," kata Said kepada media, Jakarta, Rabu (8/7). 

‎Said menjelaskan, pembatalan aksi dilakukan setelah dirinya bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menyampaikan tuntutan buruh mengenai perubahan kebijakan pajak JHT. Menurutnya, pertemuan tersebut memberikan sinyal positif karena pemerintah bersedia mendengarkan dan mengkaji aspirasi yang disampaikan.

‎Ia mengatakan, sebagai Penasihat Khusus Presiden, tugasnya adalah membangun komunikasi dan melobi kementerian terkait sebelum menyampaikan hasil pembahasan kepada Presiden.

‎Dengan adanya perkembangan tersebut, Said mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran pimpinan serikat pekerja untuk membatalkan rencana demonstrasi.

‎"Tugas saya adalah lobby-lobby, meyakinkan, dan nanti melaporkan pada Presiden. Dengan demikian, eh maaf, dengan demikian, aksi dibatalkan," tegasnya. 

‎Sebelumnya, Serikat buruh berencana menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk desakan kepada pemerintah agar menghapus pajak atas pencairan manfaat JHT. Aspirasi tersebut kemudian dibawa Said dalam pertemuannya dengan Menteri Keuangan untuk dibahas lebih lanjut.

‎Sebagaimana diketahui, aksi tersebut dilakukan lantaran Serikat buruh meminta agar pemerintah menghapus pajak atas pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) lalu Said Iqbal sebagai penasihat sekaligus presiden KSPI ingin melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas aspirasi para buruh.