periskop.id - PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menghadapi gelombang protes dari kelompok pekerja menyusul kabar perubahan skema upah lembur menjadi kompensasi hari libur.

​Melansir laporan dari lapangan serta keterangan tertulis aliansi serikat pekerja, massa buruh menggeruduk langsung pusat operasional Indomaret guna menuntut keadilan sistem penggajian. Kelompok demonstran menganggap aturan baru PT Indomarco Prismatama memangkas hak finansial karyawan secara sepihak.

Advertisement

​"Kami menolak keras kebijakan yang menukar jerih payah waktu lembur buruh hanya dengan kompensasi jatah libur biasa," tulis aliansi serikat pekerja dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Rabu (27/5).

​Ratusan pekerja terpantau memadati area pintu masuk utama gedung PT Indomarco Prismatama. Para demonstran membawa berbagai atribut unjuk rasa untuk mendesak pembatalan memo internal manajemen Indomaret.

​Kelompok buruh menilai skema penukaran uang lembur sangat merugikan posisi finansial pekerja secara keseluruhan. Demonstran mengingatkan manajemen Indomaret agar selalu patuh terhadap aturan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku.

​Seorang orator dari perwakilan demonstran menuntut pimpinan PT Indomarco Prismatama segera menemui massa aksi untuk berdialog langsung. Pekerja tersebut mengancam akan memimpin mogok kerja masif jika hak uang lembur urung dipenuhi.

​"Manajemen PT Indomarco Prismatama harus segera mencabut aturan sepihak yang menyengsarakan para karyawan," tegasnya.

​Aparat kepolisian setempat terpantau mengawal ketat jalannya penyampaian aspirasi di area kantor Indomaret. Petugas keamanan berupaya maksimal mencegah massa buruh merangsek masuk ke dalam area gedung utama PT Indomarco Prismatama.

​Konsentrasi massa di sekitar markas Indomaret sempat memicu hambatan pergerakan arus lalu lintas pada jam sibuk. Pihak kepolisian terpaksa menerapkan rekayasa jalan sementara waktu demi mengurai penumpukan kendaraan bermotor.

​Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Indomarco Prismatama belum merilis tanggapan resmi terkait tuntutan massa aksi. Kelompok buruh memastikan demonstrasi akan terus berlanjut sampai Indomaret membatalkan kebijakan penggantian upah lembur.