Periskop.id - Kesuksesan Arsenal mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun berbuah penghargaan prestisius bagi Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol itu resmi dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Liga Inggris musim 2025/2026 setelah membawa The Gunners finis di puncak klasemen dan merebut trofi Premier League yang terakhir kali mereka raih pada musim “Invincibles” 2003/2004.

Penghargaan tersebut diumumkan Liga Inggris pada Rabu (27/5) setelah Arteta unggul dalam proses pemungutan suara yang melibatkan publik dan panel pakar sepak bola. Ia mengalahkan sejumlah kandidat kuat lain seperti Pep Guardiola, Michael Carrick, Keith Andrews, Andoni Iraola, hingga Regis Le Bris.

Advertisement

Keberhasilan Arteta musim ini dianggap sebagai titik balik Arsenal setelah tiga musim sebelumnya selalu gagal di tikungan terakhir. Dalam tiga musim beruntun, Arsenal harus puas menjadi runner-up, termasuk dua kali kalah bersaing dari Manchester City.

Musim ini, Arteta akhirnya mampu mematahkan dominasi City dan mengembalikan Arsenal ke takhta sepak bola Inggris. Kepastian gelar juara datang pada pekan ke-37 setelah Manchester City hanya bermain imbang 1-1 melawan AFC Bournemouth di Stadion Vitality.

Arsenal kemudian menutup musim dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace pada laga terakhir. Hasil itu membuat Bukayo Saka dan kawan-kawan mengoleksi 85 poin, unggul tujuh angka dari Manchester City di posisi kedua.

Kesuksesan Arsenal tidak lepas dari performa konsisten sepanjang musim, terutama di lini pertahanan. The Gunners mencatatkan 19 clean sheet dari 38 pertandingan dan hanya kebobolan 27 gol, terbaik di Liga Inggris musim ini.

Sementara di sektor serangan, Arsenal tampil tajam dengan torehan 71 gol, hanya kalah dari Manchester City yang mencetak 77 gol sepanjang kompetisi.

Pelatih Termuda Ketiga
Gelar juara ini juga memperkuat posisi Arteta sebagai salah satu pelatih muda terbaik di Eropa. Pada usia 44 tahun 54 hari, ia menjadi pelatih termuda ketiga yang berhasil memenangkan kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Selain itu, Arteta mencatat sejarah sebagai manajer pertama yang berhasil membawa klub yang pernah ia bela sebagai pemain menjadi juara Liga Inggris. Sebelum menjadi pelatih, Arteta memperkuat Arsenal pada periode 2011 hingga 2016 dan sempat menjabat kapten tim.

Keberhasilan ini juga mengakhiri penantian panjang Arsenal untuk kembali memiliki manajer peraih penghargaan terbaik liga sejak era Arsene Wenger. Sebelumnya, Wenger memenangkan penghargaan serupa saat membawa Arsenal juara pada musim 1997/1998, 2001/2002, dan 2003/2004.

Dikutip dari laman resmi Liga Inggris, Arteta mengaku bangga atas pencapaian timnya musim ini dan menyebut gelar tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh elemen klub.

Kesuksesan Arsenal musim ini sekaligus membuka peluang mereka meraih gelar ganda. Setelah memastikan trofi Liga Inggris, Arteta kini mengincar Liga Champions saat Arsenal dijadwalkan menghadapi Paris Saint-Germain di partai final akhir pekan ini di Arena Puskas, Budapest, Hungaria.

Jika berhasil mengalahkan PSG, Arsenal berpeluang menutup musim 2025/2026 sebagai salah satu musim terbaik dalam sejarah klub London Utara tersebut.