Periskop.id - Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah resmi diperingati umat Muslim di Indonesia pada hari ini. Di tengah tradisi penyembelihan hewan kurban yang identik dengan gotong royong dan kebersamaan warga, tren kurban onlinekembali menjadi pilihan masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin berkurban secara praktis di menit-menit terakhir atau last minute.
Sejumlah lembaga zakat nasional dan filantropi Islam di Indonesia masih membuka layanan kurban daring hingga hari pelaksanaan Iduladha. Selain memudahkan proses pembayaran dan pemilihan hewan kurban, layanan ini juga dinilai membantu distribusi daging kurban lebih merata hingga ke daerah pelosok dan kawasan minim akses pangan.
Fenomena kurban digital terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring berkembangnya transaksi keuangan digital di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Agama dan sejumlah lembaga filantropi nasional, layanan kurbanonline kini banyak diminati masyarakat urban karena dianggap lebih praktis, transparan, dan memiliki jangkauan distribusi lebih luas.
Berikut sejumlah layanan kurban online tepercaya yang masih dapat diakses masyarakat pada Idul Adha 2026:
1. Baznas
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk berkurban secara daring. Sebagai lembaga resmi milik pemerintah, Baznas memiliki jaringan distribusi luas hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Layanan kurban dapat diakses melalui situs baznas.go.id/kurban dengan pilihan hewan berupa kambing, domba, dan sapi. Selain distribusi daging segar, Baznas juga menyediakan program kurban dalam bentuk makanan kaleng untuk memperpanjang masa distribusi kepada masyarakat membutuhkan.
Setiap paket kurban telah mencakup proses penyembelihan, distribusi, hingga laporan pelaksanaan kurban kepada pekurban.
2. Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa dikenal sebagai salah satu pelopor layanan kurban online di Indonesia. Melalui platform digital.dompetdhuafa.org, masyarakat dapat memilih berbagai jenis hewan kurban mulai dari kambing, domba, kerbau, hingga sapi.
Lembaga ini juga bekerja sama dengan peternak lokal di berbagai daerah guna mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Salah satu program unggulannya adalah kurban untuk Palestina yang disalurkan dalam bentuk daging beku maupun makanan kaleng.
Khusus program Palestina, proses penyembelihan dilakukan di luar wilayah Gaza selama hari tasyrik sebelum didistribusikan ke warga terdampak konflik.
3. Rumah Zakat
Rumah Zakat menghadirkan program “Desaku Berqurban” yang mengusung konsep pemberdayaan desa melalui distribusi hewan kurban. Layanan dapat diakses lewat rumahzakat.org dengan pilihan kambing dan sapi.
Selain kurban reguler, Rumah Zakat juga menyediakan paket kombinasi donasi sosial seperti wakaf masjid dan bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Program ini menjadi salah satu upaya pemerataan distribusi daging kurban ke wilayah dengan tingkat konsumsi protein hewani yang masih rendah.
4. DT Peduli
Lembaga amil zakat DT Peduli juga membuka layanan kurban online melalui situs dtpeduli.id/qurban. Organisasi ini mengklaim memiliki jaringan distribusi di 38 provinsi Indonesia dan puluhan negara lain.
DT Peduli menyediakan pilihan domba, kambing, dan sapi dengan konsep distribusi ramah lingkungan menggunakan wadah besek bambu untuk wilayah Indonesia. Lembaga tersebut memastikan setiap hewan kurban tersalurkan secara amanah kepada masyarakat yang membutuhkan.
5. LAZISMU
LAZISMU yang berada di bawah Muhammadiyah turut menghadirkan program “Qurbanmu Bahagiakan Sesama” melalui platform lazismu.org.
Pilihan kurban yang tersedia meliputi sapi kemasan, kambing, domba, hingga sapi segar. LAZISMU juga menyediakan program khusus “Qurban Untuk Palestina” dengan pilihan sapi dan kerbau dalam bentuk olahan kemasan.
Selain mempermudah transaksi, sistem kurban digital memungkinkan masyarakat memantau proses penyaluran secara lebih transparan melalui laporan dokumentasi dan distribusi penerima manfaat.
Tren kurban online sendiri terus berkembang sejalan dengan meningkatnya transaksi digital masyarakat Indonesia. Bank Indonesia sebelumnya mencatat nilai transaksi ekonomi dan keuangan digital nasional terus tumbuh dua digit setiap tahun, termasuk pada sektor donasi dan filantropi digital.
Di sisi lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah menyatakan kurban online diperbolehkan selama memenuhi syarat syariat, mulai dari kejelasan akad, hewan kurban, hingga proses penyembelihan yang sesuai ketentuan Islam.
Dengan hadirnya berbagai platform kurban digital, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk tetap menjalankan ibadah kurban meski dilakukan secara daring dan dalam waktu yang terbatas.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar