periskop.id – Presiden Prabowo Subianto menceritakan momen saat dirinya mencicipi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) garapan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri.
Saat itu, Prabowo datang ke salah satu sekolah di Jakarta bersama motivator internasional, Tony Robbins. Keduanya kemudian ikut makan bersama para siswa.
“Kemarin, saya dan Pak Tony Robbins meninjau langsung salah satu dapur percontohan milik Polri. Makanannya enak dan nasinya pulen, tidak kalah dengan restoran Jepang,” kata Prabowo.
Hal itu diungkapkan Prabowo saat rapat konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6).
Mantan Menteri Pertahanan ini bilang, menu yang disajikan saat itu berupa lauk orek tempe. Selain itu, terdapat sayur labu yang dicampur dengan jagung.
Prabowo memberikan catatan kecil terkait hidangan tersebut. Ia merasa porsi makanan yang disediakan masih perlu disesuaikan lagi untuk ke depannya.
“Lauknya ada orek tempe dan sayur labu campur jagung, walaupun porsinya perlu disesuaikan lagi,” ucap Prabowo.
Kualitas makanan yang sangat baik sempat memicu kecurigaan bagi dirinya. Ia menduga hidangan sengaja dibuat lezat karena pihak penyelenggara mengetahui rencana kedatangan presiden.
"Saya sempat curiga ini dibuat enak karena tahu Presiden mau datang," katanya.
Guna memastikan konsistensi kualitas program, Prabowo langsung mengambil langkah tegas. Ia meminta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) turun tangan melakukan investigasi khusus.
"Oleh karena itu, saya minta Kepala BIN untuk melakukan penyelidikan acak," ucapnya.
Langkah ini diambil demi menjaga objektivitas evaluasi program di lapangan. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan kualitas makanan yang sama setiap hari.
Prabowo juga menginstruksikan jajarannya mengubah skema kunjungan kerja berikutnya. Ia melarang adanya pemberitahuan awal kepada pihak pengelola dapur setempat.
"Lain kali, jika saya melakukan kunjungan, jangan beri tahu pihak setempat agar kita bisa melihat kondisi yang sesungguhnya," tuturnya.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar