Periskop.id - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan, jenazah Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 Rachmat Gobel akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, dan tidak jadi dikebumikan di Gorontalo.
"Setelah jumatan dikebumikan di Kalibata," kata Hermawi di Jakarta, Jumat (10/7) seperti dilansir Antara.
Dia mengatakan jenazah akan dimakamkan setelah disemayamkan di rumah duka yang berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Menurut Hermawi, kabar wafatnya almarhum sangat mendadak, sebab almarhum masih mengikuti diskusi Fraksi NasDem DPR RI pada Kamis (9/7).
"Kemarin diskusi di Fraksi NasDem DPR RI. Mendadak, kemarin beliau sehat wal afiat," serunya.
Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengenang bahwa sosok Rachmat Gobel adalah sahabat seperjuangan yang rendah hati, suka menolong, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap industri nasional.
Menurut dia, Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo itu juga memiliki totalitas untuk memajukan kampung halamannya, yakni Gorontalo.
"Tidak hanya Nasdem yang merasa kehilangan figur beliau tetapi rakyat Gorontalo serta Indonesia karena beliau orang yang berintegritas dalam menjalankan tugas," ucap Willy.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan jenazah Rachmat Gobel disalatkan setelah salat Jumat di rumah duka di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, sebelum dibawa ke TMP Kalibata untuk dimakamkan.
"Setelah salat Jumat di sini, kemudian di salat jenazahkan di sini, kemudian sepengetahuan kami langsung dibawa ke Taman Makam Pahlawan (Kalibata) dimakamkan di Taman Makam Pahlawan," kata Ferry ditemui di Rumah Duka di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, Jumat.
Rachmat Gobel sebelumnya direncanakan dimakamkan di Gorontalo, daerah asal keluarganya. Namun, keputusan akhir menetapkan almarhum dimakamkan di TMP Kalibata. Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim juga mengonfirmasi pemakaman tidak jadi dilakukan di Gorontalo dan dialihkan ke TMP Kalibata.
Pemakaman di TMP Kalibata dikaitkan dengan tanda kehormatan yang pernah diterima Rachmat Gobel. Perwakilan keluarga di Gorontalo menyebut almarhum merupakan penerima Bintang Mahaputera Adipradana, sehingga berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Nama Rachmat Gobel tercatat sebagai salah satu penerima Bintang Mahaputera Adipradana pada 2024.
Wafatnya Pegiat Sosial Kemasyarakatan
Kabar wafatnya Rachmat Gobel pertama kali dikonfirmasi Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro. Ia menyampaikan belasungkawa sekaligus doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Turut berduka cita, innalillahi wainnailaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah H Rachmat Gobel pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB, di Jakarta," kata Fauzi.
Fauzi juga menyampaikan permohonan maaf dari keluarga atas kekhilafan almarhum semasa hidup. Rumah duka di Jakarta Selatan menjadi tempat keluarga, kerabat, kolega politik, dan tokoh nasional memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah dibawa ke pemakaman.
"Kami mohon doa dan dimaafkan segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya," pinta Fauzi.
Ferry Juliantono mengenang Rachmat Gobel sebagai wakil rakyat, pegiat sosial kemasyarakatan, dan tokoh yang memiliki kepedulian besar terhadap kegiatan organisasi serta kemanusiaan. Ia menyebut keluarga Rachmat juga memiliki kedekatan dengan Syarikat Islam, sehingga hubungan keduanya telah terjalin dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat.
Ferry, yang kini menjabat Sekretaris Jenderal Syarikat Islam, mengungkapkan, beberapa hari sebelum wafat, Rachmat Gobel memberikan bantuan senilai Rp1 miliar untuk pembelian gedung organisasi tersebut. Bantuan itu disebut sebagai bentuk komitmen almarhum dalam memenuhi janjinya mendukung pengembangan Syarikat Islam.
Menurut Ferry, bantuan tersebut diharapkan menjadi amal jariyah bagi almarhum karena digunakan untuk mendukung kegiatan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat luas. Ia mengaku terkejut menerima kabar wafatnya Rachmat Gobel karena bantuan itu baru disampaikan beberapa hari sebelumnya.
"Jadi, Insya Allah kita doakan sama-sama yang terbaik, semoga amal ibadahnya diampuni oleh Allah SWT, dilapangkan kuburnya dan semoga keluarga yang ditinggalkannya diberikan kesabaran, ketabahan," kata Ferry.
Perhatian Besar buat Masyarakat Gorontalo
Duka juga terasa kuat di Gorontalo. Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Gorontalo Marten Taha, mewakili keluarga di Gorontalo, mengatakan masyarakat setempat merasa kehilangan atas wafatnya Rachmat Gobel. Almarhum dikenal memiliki perhatian besar terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.
"Sebagai warga masyarakat Provinsi Gorontalo, kami merasa sangat kehilangan dan berdukacita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Dr. Haji Rahmat Gobel," ujar Marten.
Menurut Marten, masyarakat Gorontalo bersama kader Partai NasDem akan menggelar doa bersama, pembacaan Surah Yasin, zikir, dan pengajian Al-Qur’an untuk mengenang almarhum. Kegiatan tersebut akan dilakukan di Rumah Adat Gobel, tempat almarhum biasa singgah saat berada di Gorontalo, serta di sejumlah lokasi lain yang diinisiasi masyarakat.
"Kami akan melaksanakan pembacaan Yasin, zikir, dan pengajian Al-Qur'an sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendoakan almarhum," katanya.
Marten menilai kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan besar karena almarhum konsisten memperjuangkan pembangunan Gorontalo. Ia menyebut Rachmat sebagai tokoh yang tidak hanya hadir dalam ruang politik nasional, tetapi juga terus membawa kepentingan daerah asalnya.
"Beliau adalah sosok yang sangat peduli terhadap pembangunan di Provinsi Gorontalo dan berjuang untuk kesejahteraan masyarakat Gorontalo," ujar Marten.
Rachmat Gobel dikenal sebagai pengusaha, politisi, dan mantan pejabat negara. Ia pernah menjabat Menteri Perdagangan pada 2014–2015, kemudian menjadi anggota DPR RI dari Partai NasDem. Dalam profil Swiss German University, Rachmat juga tercatat pernah menjabat Presiden Komisaris PT Panasonic Gobel Indonesia, komisaris di sejumlah perusahaan, Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia, serta Wakil Ketua Kadin Indonesia bidang industri, teknologi, dan maritim.
Di dunia politik, Rachmat pernah menjadi Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024. Pada periode 2024–2029, ia tercatat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem dan berada di Komisi VI yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, BUMN, koperasi, UMKM, dan persaingan usaha.
Jejak Rachmat di dunia bisnis juga panjang. Ia merupakan generasi kedua keluarga Gobel, yang mengembangkan Gobel Group setelah didirikan oleh ayahnya, Thayeb Mohammad Gobel. Gobel Group dikenal luas melalui kerja sama industri elektronik dengan Panasonic, dan Rachmat menjadi salah satu figur yang menjaga hubungan bisnis Indonesia-Jepang.
Di Gorontalo, nama Rachmat melekat dengan berbagai kegiatan pembangunan daerah. Pada Juni 2026, Gobel Group menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memajukan pariwisata dan ekonomi Gorontalo. Rachmat saat itu menyebut dukungan tersebut sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat, pemerintah, dan leluhur di Gorontalo.
"Apa yang Gobel Group lakukan merupakan ungkapan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah, dan leluhur di Gorontalo. Kami ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat di tanah kelahiran orang tua saya," kata Rachmat.
Dengan keputusan pemakaman di TMP Kalibata, penghormatan kepada Rachmat Gobel berlangsung di Jakarta, sementara masyarakat Gorontalo menyiapkan ruang doa dan penghormatan dari tanah asalnya. Kepergian almarhum meninggalkan duka bagi keluarga, kolega, dunia usaha, dan masyarakat Gorontalo yang selama ini mengenalnya sebagai tokoh yang dekat dengan agenda pembangunan daerah.
Pada akhirnya, pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata menjadi simbol perjalanan panjang seorang tokoh yang bergerak dari dunia industri, pemerintahan, parlemen, hingga kegiatan sosial. Sementara doa dari Gorontalo menjadi penanda bahwa akar pengabdiannya di tanah leluhur tetap dikenang, meski jasadnya dikebumikan di Jakarta.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar