Periskop.id – Wings Air akan membuka penerbangan langsung Bandung–Palembang mulai 7 Agustus 2026. Rute pulang-pergi tersebut dijadwalkan enam kali dalam sepekan dan menjadi bagian dari penguatan kembali konektivitas udara melalui Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Ahmad Syaugi Shahab mengatakan penerbangan langsung tersebut diharapkan memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat sekaligus memperluas akses antara Sumatera Selatan dan Jawa Barat.

"Alhamdulillah, kami bersyukur Wings Air kembali mempercayakan Bandara SMB II sebagai salah satu kota tujuan dalam pengembangan jaringan penerbangannya. Pembukaan rute Bandung-Palembang ini merupakan wujud nyata peningkatan konektivitas antardaerah di Indonesia," katanya di Palembang, Selasa (14/7/2026).

Pembukaan rute itu juga telah dikonfirmasi dari Bandung. Pemerintah Kota Bandung menyebut Wings Air mulai melayani penerbangan langsung Bandung–Palembang pada 7 Agustus, sehari setelah maskapai membuka rute Bandung–Bandar Lampung.

Jadwal Bandung–Palembang

Wings Air akan menyediakan tiga penerbangan dari Bandung menuju Palembang setiap pekan, yakni pada Rabu, Jumat, dan Minggu. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandara Husein Sastranegara pukul 09.00 WIB dan tiba di Bandara SMB II Palembang pukul 10.55 WIB. Waktu tempuh penerbangan diperkirakan sekitar satu jam 55 menit.

Untuk arah sebaliknya, penerbangan Palembang–Bandung tersedia setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pesawat berangkat pukul 11.25 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandung pukul 13.15 WIB.

Dengan pola jadwal tersebut, enam penerbangan dalam sepekan terdiri atas tiga penerbangan untuk masing-masing arah, bukan enam perjalanan pulang-pergi penuh. Calon penumpang perlu memperhatikan perbedaan hari keberangkatan saat merencanakan perjalanan kembali.

Tiket telah tersedia melalui kanal resmi penjualan Wings Air. Jadwal penerbangan tetap dapat berubah mengikuti pertimbangan operasional, sehingga penumpang disarankan memeriksa kembali waktu keberangkatan sebelum perjalanan.

Pangkas Perjalanan Darat Menuju Bandara Lain

Kehadiran penerbangan dari Bandara Husein memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin menuju pusat Kota Bandung tanpa terlebih dahulu melakukan perjalanan darat dari Bandara Kertajati, Halim Perdanakusuma, atau Soekarno-Hatta.

Pemkot Bandung menyatakan telah merapikan pekerjaan sipil di sekitar terminal, akses menuju bandara, serta area penjemputan dan pengantaran penumpang menjelang pembukaan rute-rute baru.

“Semua pekerjaan sipil sudah dirapikan, termasuk akses menuju bandara dan area penjemputan maupun pengantaran penumpang,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Pemerintah daerah juga menyiapkan promosi mengenai pendidikan, wisata, kuliner, dan pusat perbelanjaan Bandung di area terminal.

“Bandung punya pendidikan, wisata, kuliner, dan belanja yang menjadi daya tarik. Tugas kami adalah terus mempromosikan semua potensi itu agar semakin banyak orang datang ke Bandung,” kata Farhan.

Rute ini berpotensi melayani beberapa segmen sekaligus, mulai dari wisatawan, mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, hingga masyarakat yang melakukan perjalanan keluarga antara Sumatera Selatan dan Jawa Barat.

Dorong Perdagangan dan Pariwisata

Ahmad berharap penerbangan langsung dapat meningkatkan pergerakan wisatawan dan memperlancar perjalanan bisnis. Bandung memiliki pasar pendidikan, wisata belanja, kuliner, dan industri kreatif, sedangkan Palembang menjadi pusat pemerintahan serta aktivitas perdagangan dan jasa di Sumatera Selatan.

"Kami berharap dengan dibukanya rute baru ini dapat menjadi awal yang baik. Ke depan kami juga berharap akan ada pembukaan rute-rute baru lainnya, baik dari Wings Air maupun dari maskapai lain, sehingga Bandara SMB II dapat semakin berperan sebagai hub penerbangan di wilayah Sumatera Selatan," ujarnya.

Konektivitas langsung juga dapat mempermudah distribusi barang dengan volume terbatas dan bernilai tinggi, seperti produk makanan, fesyen, kerajinan, serta barang kebutuhan usaha yang menggunakan angkutan kargo pesawat.

Secara historis, jalur udara Palembang–Bandung bukan pasar yang sepenuhnya baru. Wings Air pernah mengoperasikan penerbangan langsung pada Januari 2020. Pengoperasian mulai Agustus 2026 karena itu menandai kembalinya layanan maskapai tersebut pada koridor yang pernah dilayani sebelumnya.

Bandara Husein Kembali Menarik Maskapai

Pembukaan rute Palembang berlangsung di tengah upaya mengoptimalkan kembali operasional Bandara Husein Sastranegara. InJourney Airports mencatat enam maskapai telah menyatakan minat membuka penerbangan berjadwal dari Bandung.

Rute domestik yang diusulkan antara lain menuju Denpasar, Surabaya, Balikpapan, Pontianak, Padang, Lampung, Pekanbaru, Kualanamu, Makassar, dan Palembang. Rute internasional yang dibahas meliputi Singapura, Kuala Lumpur, dan Johor Bahru.

“Respons yang ada cukup positif terhadap kebijakan pemerintah ini, kami mencatat ada enam maskapai yang menyatakan tertarik membuka penerbangan pesawat jet berjadwal di Bandung," kata Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim.

Pengelola bandara juga menambah fasilitas keselamatan dan keamanan, termasuk kendaraan penyelamatan dan pemadam kebakaran, personel keamanan penerbangan, mesin pemeriksaan barang, serta sistem kamera pengawas.

Di tingkat nasional, InJourney Airports menargetkan penambahan 53 rute penerbangan pada 2026 sebagai bagian dari perluasan konektivitas domestik dan internasional. Strategi tersebut mencakup pembukaan jalur baru serta penambahan layanan pada rute yang telah tersedia.

Bagi Bandara SMB II, rute Bandung–Palembang menambah pilihan tujuan langsung sekaligus memperkuat perannya sebagai pintu gerbang utama perjalanan udara di Sumatera Selatan. Keberlanjutan penerbangan selanjutnya akan bergantung pada permintaan penumpang, tingkat keterisian pesawat, harga tiket, serta konsistensi jadwal.

Wings Air membuka rute langsung Bandung–Palembang mulai 7 Agustus 2026. Penerbangan tersedia tiga kali sepekan untuk setiap arah