periskop.id - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memberikan tanggapan emosional usai dipakaikan jaket ojek online (ojol) sesaat sebelum memasuki ruang sidang. Nadiem mengungkapkan, pakaian hijau yang dikenakannya itu bukan atribut biasa, melainkan jaket generasi pertama milik pengemudi Gojek nomor urut satu di Indonesia.
Nadiem menceritakan, jaket bersejarah tersebut dipasangkan langsung oleh sang pemilik ketika dirinya tiba di area pengadilan.
“Ini jaketnya Pak Mulyono, Gojek 001. Tadi waktu saya masuk beliau membuka jaketnya dan memasangkan ke saya. Jadi sungguh kebanggaan buat saya memakai jaket ini, ini sudah tidak ada lagi jaket seperti ini,” kata Nadiem di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Selasa (2/6).
Melihat kondisi atribut yang tampak berbeda dari seragam ojol modern, Nadiem mengenang kembali masa-masa sulit saat pertama kali merintis perusahaan tersebut. Sambil tersenyum tipis, ia mengungkapkan bahwa atribut generasi pertama itu merupakan hasil buah pikirannya sendiri lantaran keterbatasan modal kala itu.
“Ini jaket generasi satu, saya sendiri dulu yang desain karena tidak mampu menyewa desainer, maka agak lusuh sedikit desainnya, sederhana,” kenang pendiri Gojek tersebut.
Meskipun tampilannya sederhana dan terkesan lusuh, Nadiem menyampaikan bahwa jaket itu menyimpan nilai historis sangat besar. Sebab, jaket tersebut menjadi saksi bisu perjuangan awal transportasi online di tanah air.
“Tapi ini kebanggaan, titik awal cikal bakal Gojek. Belum ada aplikasi, belum ada investor, kantor pun seadanya di pojok,” ujar dia.
Bagi Nadiem, kehadiran pengemudi senior dan penggunaan jaket generasi pertama di tengah situasi hukum yang menjeratnya saat ini menjadi kekuatan moral. Ia menilai atribut tersebut sebagai representasi dari seluruh mitra pengemudi yang menaruh loyalitas tinggi sejak awal berdiri hingga menjadi perusahaan besar.
“Jadi ini yang mewakili teman-teman yang dari dulu setia dengan Gojek. Sebuah kebanggaan bagi saya bisa memakai jaketnya Pak Mulyono,” pungkas Nadiem.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar