Periskop.id — Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan kawasan Jalan Malioboro bebas dari becak motor dan secara bertahap menggantinya dengan becak listrik yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kota untuk menata transportasi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan di pusat wisata utama Yogyakarta.
Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Imanudin Aziz menjelaskan, tahap awal penggantian akan mencakup 50 becak motor yang saat ini beroperasi di kawasan Malioboro. “Makanya kita ini mengganti, mengganti secara bertahap agar nanti ke depannya di Malioboro yang beroperasi itu ya becak listrik, tidak ada becak motor,” ujar Imanudin, Jumat (29/5).
Menurut Imanudin, keberadaan becak motor tidak hanya menimbulkan masalah lingkungan, tetapi juga dari sisi kualifikasi kendaraan yang tidak memenuhi syarat dan tidak laik jalan. “Agar lebih ramah lingkungan, lebih manusiawi sehingga kemudian ada substitusi, kan becak motor yang memang secara izin kan tidak memenuhi syarat itu kemudian kita ganti becak listrik bantuan dari PT KAI yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.
Meski jumlah pasti becak motor di Yogyakarta belum diketahui karena terus berkembang, Dinas Perhubungan menegaskan penggantian akan dilakukan bertahap, dengan prioritas di Malioboro sebagai kawasan wisata utama. Proses ini juga melibatkan seleksi pemilik becak motor melalui kolaborasi bersama PT KAI dan komunitas becak motor.
“Klasifikasinya itu memang berdasarkan dari komunitas. Komunitas kan yang menseleksi dan ini juga kemudian kita verifikasi di Dinas Perhubungan,” tuturnya.
Langkah penggantian ini sejalan dengan tren kota-kota wisata di Indonesia yang mulai mengurangi kendaraan bermotor konvensional dan beralih ke kendaraan listrik untuk mengurangi polusi udara serta menjaga kelestarian kawasan wisata.
Sebelumnya, pemerintah Kota Bandung juga sudah melakukan penggantian angkutan tradisional menjadi kendaraan listrik di pusat kota untuk mendukung pengurangan emisi karbon dan transportasi ramah lingkungan.
Dengan implementasi becak listrik, diharapkan Malioboro tidak hanya lebih bersih dan ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan pengalaman wisatawan dan keselamatan pengguna jalan. Program ini menjadi model kolaborasi antara pemerintah, perusahaan swasta, dan komunitas lokal dalam mendukung transportasi berkelanjutan di Indonesia.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar