periskop.id - Hari Raya Iduladha sangat identik dengan ibadah penyembelihan hewan kurban. Bagi umat Islam, kurban bukan sekadar menyembelih hewan ternak seperti sapi, kambing, atau domba, melainkan sebuah bentuk ketakwaan dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Agar ibadah ini sah dan bernilai pahala, proses penyembelihannya tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada tata cara dan doa menyembelih hewan kurban yang wajib dilafalkan oleh penyembelih sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
Berikut adalah panduan lengkap urutan doa menyembelih hewan kurban, lengkap dengan teks Arab, bacaan Latin, dan artinya.
1. Membaca Basmalah
Langkah pertama yang wajib dilakukan saat mata pisau mulai menyentuh leher hewan kurban adalah membaca basmalah. Anda bisa membaca versi pendek atau versi panjang yang lebih dianjurkan:
Arab: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Latin: Bismillahir rahmanir rahim
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
2. Membaca Selawat Nabi
Setelah membaca basmalah, penyembelih dianjurkan untuk menyambungnya dengan selawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan.
Arab: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin: Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad.
Artinya: "Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya."
3. Membaca Takbir (3 Kali) dan Tahmid
Selanjutnya, kumandangkan takbir sebanyak tiga kali, lalu dilanjutkan dengan pujian kepada Allah (tahmid).
Arab: اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, walillahil hamd.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu."
4. Membaca Doa Menyembelih Kurban (Doa Inti)
Ini adalah doa inti untuk memohon agar ibadah kurban yang dilakukan diterima oleh Allah SWT. Doa ini disesuaikan dengan siapa yang berkurban:
A. Jika Menyembelih Kurban untuk Diri Sendiri:
Arab: اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Latin: Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim.
Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertakarub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah takarubku."
B. Jika Menyembelih Kurban untuk Orang Lain (Dibaca oleh Panitia/Jagal):
Arab: اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنْ (sebutkan nama orang yang berkurban) يَا كَرِيْمُ
Latin: Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal min (sebutkan nama orang yang berkurban) ya karim.
Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini kami bertakarub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah takarub dari (sebutkan nama orang yang berkurban)."
Adab dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban
Selain melafalkan doa-doa di atas, perhatikan juga adab fisik saat menyembelih hewan agar sesuai syariat dan beradab terhadap makhluk ciptaan Allah:
- Gunakan Pisau yang Sangat Tajam: Tujuannya agar hewan kurban tidak merasa tersiksa atau kesakitan dalam waktu yang lama.
- Jangan Mengasah Pisau di Depan Hewan: Hindari memperlihatkan pisau yang akan digunakan secara terang-terangan di depan hewan kurban untuk mencegah hewan tersebut stres atau ketakutan.
- Menghadap Kiblat: Baringkan hewan kurban ke sisi kirinya, lalu hadapkan bagian lehernya ke arah kiblat. Orang yang menyembelih (jagal) juga disunnahkan untuk berdiri menghadap ke arah kiblat.
- Memutus Tiga Saluran Utama: Pastikan saat menyembelih, gerakan pisau yang cepat berhasil memutus saluran napas (tenggorokan/ hulqum), saluran makanan (kerongkongan/ mari'), serta dua pembuluh darah (urat nadi/ wadajain) di leher kanan dan kiri hewan sekaligus.
Dengan memahami bacaan doa kurban secara lengkap dan mempraktikkan tata cara yang benar, Insyaallah ibadah penyembelihan kurban pada Iduladha tahun ini menjadi amal saleh yang sempurna dan diterima oleh Allah SWT.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar