Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto berharap pemerintah provinsi hingga Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membeli kendaraan listrik seperti bus dan truk buatan dalam negeri. Hal ini diperlukan guna mendukung industri nasional.

Prabowo mengatakan hal tersebut, dalam peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4). "Kita harapkan dari pemprov lain juga akan berpihak dan membeli produk bangsa kita sendiri di seluruh tanah air. Mensesneg catat itu gubernur-gubernur yang tidak pesan produk dalam negeri. Bus dan truk dan sebagainya. TNI juga suruh beli dalam negeri," kata Prabowo.

Permintaan tersebut disampaikan Prabowo seiring dengan berkembangnya kemampuan produksi kendaraan komersial, termasuk bus dan truk listrik, di dalam negeri.

Presiden menyebutkan industri nasional saat ini, dalam hal ini PT VKTR Teknologi Mobilitas, telah mampu memproduksi bus listrik dengan kapasitas hingga 10.000 unit, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sekitar 40%.

Angka tersebut ditargetkan meningkat menjadi 60% dalam dua tahun dan mencapai 80% pada tahap berikutnya. Prabowo mencatat adanya pemesanan bus oleh pemerintah daerah, antara lain Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui layanan Transjakarta.

"Jadi sudah ada industri bus, industri truk dan saya terima kasih Gubernur Jawa Tengah, katanya Pemda Jawa Tengah sudah pesan berapa puluh bus sudah. Dari DKI juga sudah cukup banyak, Transjakarta," kata Presiden.

Transisi Energi
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut mengapresiasi pengembangan industri kendaraan komersial dalam negeri yang dinilai menunjukkan arah pembangunan industri yang jelas. Prabowo memandang pengembangan industri kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya transisi energi, dengan mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil dan mengarah pada pemanfaatan energi yang lebih bersih.

"Jadi, inisiatif yang dilaksanakan oleh VKTR ini, VKTR Industri, adalah bersejarah, adalah suatu tonggak yang membanggakan. Ibarat kita dulu diajarkan apa ya itu istilahnya ya, pepatah gitu ya. Ibarat pucuk dicinta, ulam pun tiba," ucap Prabowo.

Prabowo berharap PT VKTR Teknologi Mobilitas dapat berkembang menjadi salah satu perusahaan unggulan nasional di sektor kendaraan komersial. Hal ini sejalan dengan keberadaan produsen otomotif besar di negara lain.

"Saya berharap VKTR ini akan menjadi salah satu national champion kita. Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino, kalau Korea punya Hyundai, Daewoo, saya berharap berapa tahun lagi kita akan melihat VKTR sebagai salah satu champion dari Indonesia,” tuturnya. 

Dalam peresmian tersebut, Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Anindya Novyan Bakrie, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.